Ulasan Buku The House By The Sea May Sarton

Jika anda membaca buku The House By The Sea May Sarton, anda harus bersiap untuk dibuat tertantang oleh buku ini. The House by The Sea adalah karya May Sarton yang merupakan serangkaian jurnal yang dipublikasikan oleh Sarton. Beberapa isi buku ini mengulas tentang tahun-tahun pertama Sarton pindah ke New York dari sebuah desa mungil di England. Perpindahan ini dikarenakan ingin menghindari masalah pelik dan rumit yang tak ingin disinggungnya.


Di dalam buku the house by the sea ini, anda akan dibawa oleh Sarton untuk turut merasakan bagaimana pahitnya memiliki seseorang kekasih yang sangat dicintai, pergi karena kekasih itu telah kehilangan ingatan. Anda akan diajak berkelana dalam kecamuk dan amarah yang dialami oleh penulis, seolah andalah yang memiliki kekasih yang sudah tidak mempunyai memori tentang anda sama sekali. Perkecamukan asmara, karier, emosi, dan luapan kehidupan menjadikan buku ini seolah memiliki nyawa yang hidup untuk dirasakan para pembacanya. Ditambah, bahasanya yang begitu mewah dan elegan ketika mengemukakan ketakutan pada pertambahan usia, berhasil membuat buku ini diminati banyak orang dengan kejujurannya.
Dengan seluruh karyanya yang begitu memukau, May Sarton selalu berhasil untuk membuat para pembacanya terbawa arus dalam kisah yang dituliskannya, baik melalui puisi-puisi maupun jurnal. Untuk buku kumpulan jurnal the house by the sea ini bisa anda jadikan sebagai bacaan pertama anda untuk seluruh karya May Sarton karena buku ini akan membuat anda memberi kesan pengenalan tentang siapa itu may sarton. Buku ini sudah tersedia di berbagai media, dan di dunia maya buku ini sering dicari dengan kalimat pencarian regarder the house by the sea. Gaya menulis yang memuat pembacanya tertantang membuat may sarton mendapat standing applouse dari berbagai komentator. Buku ini dikategorikan sebagai buku dewasa, karena ada beberapa bagian yang menuliskan tentang cerita seks tabu dan hubungan seks sesama jenis yaitu lesbianisme.