Penggunaan Teks Anekdot Dalam Tinjauan Pustaka

Penggunaan Teks Anekdot Dalam Tinjauan Pustaka – Pada kesempatan kali ini saya akan membahas penggunaan teks anekdot dalam tinjauan pustaka. Briket sendiri adalah sumber energi alternatif pengganti Minyak Tanah dan Elpiji dari bahan-bahan bekas, sampah maupun limbah-limbah pertanian yang tidak terpakai dan diolah. Selain penghasil gas, bio, kotoran ternak juga dapat menghasilkan briket kotoran ternak. Limbah peternakan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, apalagi limbah tersebut dapat diperbaharui (renewable) selama ada ternak. Limbah ternak masih mengandung nutrisi atau zat padat yang potensial untuk dimanfaatkan. Limbah ternak kaya akan nutrient (zat makanan) seperti protein, lemak, bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN), vitamin, mineral, mikroba atau biota, dan zat-zat yang lain (unidentified subtances).

Penggunaan Teks Anekdot Dalam Tinjauan Pustaka

Dalam tinjauan pustakan terdapat anekdot yang disusun berdasarkan struktur dan kaidah teksnya. Limbah ternak dapat dimanfaatkan untuk bahan makanan ternak, pupuk organik, energi dan media berbahai tujuan (Sihombing, 2000). Penggunaan kotoran ternak sebagai bahan pembuatan briket tidak saja sebagai merupakan cara pemanfaatan energi yang lebih baik tetapi juga dapat mengurangi pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh kotoran ternak. Alat cetak briket manual memilki fungsi mencetak briket dari bahan oganik, seperti kotoran Sapi baru , limbah pertanian yang mengandung karbon tinggi seperti: sekam, serbuk gergaji, jerami, daun-daunan, serbuk arang, serbuk batubara, arang biomasa, dan arang sekam.

Sebagai bahan bakar rumah tangga di daerah pedesaan dengan hasil cetakan berbentuk silinder (Zuhdi, 2011). Alat pencetak briket sangat penting dam proses pembuatan briket. Pengaruh terbesar terletak pada kepadatan dan stuktur briket. Struktur briket atau bentuk dari briket dalam proses pencetakan berpengaruhnya terhadap pembakaran. (Liu 2000). Rancang bangun alat pencetak briket dengan skala ukuran 1:10. Bahan- bahan yang digunakan adalah kayu. Rancang bangun alat pengering briket dengan drum bekas. Tungku dirancangdengan menggunakan pengudaraannya lebih baik. Bahan tungku adalah tanah liat (Herbawamurti, 2005). Inilah teks yang mengandung anekdot.

Briket dibuat menggunakan bahan tempurung kelapa, jerami, sekam dan kotoran sapi. Bahan bahan yang digunakan harus diperiksa kandungan airnya, dapat dilihat pada tabel 1. Bahan yang telah dikeringkan langsung dikabonisasi dengan menggunakan drum, setelah bahan menjadi arang langsung didinginkan dengan cara penyiraman dengan air hingga bara mati. Bahan yang telah ditumbuk kemudian dicampurkan dengan perbandingan kotoran sapi : limbah pertanian sebanyak 1: 1, kemudian ditambahkan dengan tepung tapioka sebanyak 30% dari total adonan tersebut sebagai bahan perekat. Demikianlah pembahasan penggunaan anekdot dalam tinjauan pustaka.